RPM Teks Pidato Persuasif

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

IDENTIFIKASI

6052314491523158595

ASESMEN AWAL (MENGECEK KARAKTERISTIK, ANALISIS KEBUTUHAN, DAN KEMAMPUAN)

Tujuan Asesmen Awal:

  1. Memetakan kemampuan siswa dalam menangkap inti gagasan dari teks yang dibaca (berkaitan dengan keterampilan dasar literasi).
  2. Memetakan kemampuan siswa dalam menyampaikan opini secara singkat (prasyarat pidato persuasif).
  3. Mengenal minat dan kecenderungan gaya belajar siswa setelah satu tahun di kelas VII.

Instrumen

  1. Membaca Kritis (Literasi Dasar) 
71240545638796241
LIHAT KONTEN INSTAGRAM
“Apa perasaan yang muncul setelah melihat video tersebut? Pesan apa yang ingin disampaikan oleh pembuat video kepada kita sebagai pelajar?” 
  1. Menyuarakan Pendapat (Pra-Pidato) 
    Tulislah 3-5 kalimat saja untuk menjawab pertanyaan berikut:
    “Jika kamu diberikan kesempatan untuk mengubah satu aturan di sekolah kita, aturan apa yang akan kamu ubah dan apa alasannya?” 
  2. Refleksi Diri (Non-Kognitif) 
    “Di kelas VII, materi mana yang paling kamu sukai (Deskripsi, Puisi, atau Fantasi)? Mengapa?”
    “Apa kesulitan terbesar yang kamu hadapi saat harus berbicara di depan kelas?”

Strategi Pemetaan (Analisis Hasil) 

Pemetaan kemampuan siswa setelah asesmen diberikan:

KelompokKemampuan DasarTindakan Guru
Kelompok A (Mahir)Sudah mampu memberi argumen logis dan memahami teks dengan baik.Diberi tantangan mencari isu aktual yang lebih kompleks untuk pidato mereka.
Kelompok B (Berkembang)Memahami teks namun argumennya masih sederhana atau belum berdasar.Bimbingan pada teknik mengembangkan alasan (menggunakan data/fakta).
Kelompok C (Perlu Pendampingan)Kesulitan memahami gagasan utama dan menyusun kalimat argumen.Bimbingan intensif pada struktur kalimat dan cara menemukan ide dasar.

DESAIN PEMBELAJARAN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Menyimak:
Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara.  
Membaca dan Memirsa:
Peserta didik menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro dan kontra dari teks visual dan audiovisual.  
Berbicara dan Mempresentasikan:
Peserta didik mampu menuturkan dan menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli, perasaan, dan penghargaan dalam bentuk teks informatif dan fiksi melalui teks multimoda.  
Menulis:
Menyampaikan ungkapan rasa simpati, empati, peduli, dan pendapat pro/kontra secara etis dalam memberikan penghargaan secara tertulis dalam teks multimodal. 

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik mampu mengidentifikasi struktur (pembukaan, isi, penutup) dan ciri kebahasaan (kalimat persuasif, kata emotif, kata tugas) dalam berbagai teks pidato persuasif yang didengar maupun dibaca secara kritis.
  2. Peserta didik mampu menganalisis gagasan, pandangan, serta pesan persuasif dalam teks pidato audiovisual. 
  3. Peserta didik mampu menulis dan/atau menyajikan teks pidato persuasif yang etis, sistematis, dan bermakna untuk menyampaikan opini pro/kontra terhadap isu aktual dengan menggunakan multimodal (seperti media pendukung atau presentasi lisan).

PRAKTIK PEDAGOGIS

TahapStrategiOutput yang Diharapkan
MemahamiCase-Based LearningPemahaman tentang struktur pidato dari kasus nyata.
AplikatifGraphic OrganizerKerangka pidato yang logis dan berdasar data.
MengaplikasiPeer FeedbackNaskah pidato yang sudah diperbaiki berdasarkan masukan.
Mengaplikasi dan MerefleksiPresentasi MultimodalPidato yang komunikatif dan etis.

LINGKUNGAN BELAJAR

  1. Zona Diskusi: Untuk mempermudah kolaborasi selama sesi case-based learning, saya menata tempat duduk dalam formasi U dan/atau per kelompok di area yang disukai (menyesuaikan kondisi saat di lapangan).
  2. Pojok Literasi Digital: Saya menyediakan area khusus agar siswa bisa leluasa mengakses materi lewat QR code di ditriles.com serta menonton video lingkungan sebagai pemantik diskusi.
  3. Scaffolding Otomatis: Scaffolding ini bertujuan untuk membantu siswa tetap terstruktur dan sistematis dalam menulis teks pidato.

KEMITRAAN

Pihak Sekolah (SMPN 1 Mempawah Timur): Melibatkan pihak sekolah sebagai “audiens nyata” untuk presentasi pidato persuasif dan sebagai integrasi dengan program KOKURIKULER.

PEMANFAATAN DIGITAL

  1. Pusat Belajar Mandiri: ditriles.com sebagai hub utama materi, video panduan, dan scaffolding.
  2. Media Sosial (Instagram/Reels): Penggunaan konten video lingkungan sebagai media “Pemantik Literasi Dasar” untuk melatih analisis kritis siswa.
  3. Pengarsipan Digital: Penggunaan Google Drive untuk pengumpulan tugas akhir (rekaman pidato) guna memudahkan guru dalam melakukan penilaian dan memberikan umpan balik personal.
  4. Alat Evaluasi: Pemanfaatan kuis digital untuk mengetes pemahaman struktur teks pidato secara cepat dan interaktif di awal atau akhir sesi.

PENGALAMAN BELAJAR

Pertemuan 1 dan 2 – Tahap MEMAHAMI – Pengetahuan Esensial; Pengetahuan Nilai dan Karakter

Tujuan Pembelajaran: 

Peserta didik mampu mengidentifikasi struktur (pembukaan, isi, penutup) dan ciri kebahasaan (kalimat persuasif, kata emotif, kata tugas) dalam berbagai teks pidato persuasif yang didengar maupun dibaca secara kritis.

  • Guru membuka kelas dan memastikan murid telah siap untuk belajar.
  • Berdoa
  • Guru menampilkan gambar: Tampilkan visual tumpukan sampah yang memantik diskusi. Pertanyaan Pancingan: “Jika kamu harus meyakinkan kepala sekolah agar mengubah aturan sekolah yang tidak efektif, kalimat terkuat apa yang akan kamu ucapkan?”
  • Guru memberikan apresiasi pada opini murid dari asesmen awal (tanpa menyebut nama).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan rencana akhir pembelajaran (menulis teks dan disajikan dalam bentuk berpidato sebagai kegiatan Kokurikuler).
  • Guru menjelaskan bahwa hari ini kita akan membedah “DNA” (struktur) teks pidato agar pesan lebih mudah diterima audiens.
  • Guru mengarahkan murid ke ditriles.com untuk mengakses materi dan peta perjalanan belajar hari ini. Hanya agar murid tahu cara menggunakan website sebagai salah satu sumber belajar digital yang sering digunakan nantinya.
Pertemuan 3- TAHAP APLIKATIF – Pengetahuan Aplikatif

Tujuan Pembelajaran: 

Peserta didik mampu mengidentifikasi struktur (pembukaan, isi, penutup) dan ciri kebahasaan (kalimat persuasif, kata emotif, kata tugas) dalam berbagai teks pidato persuasif yang didengar maupun dibaca secara kritis.

  • Guru mempersiapkan kelas untuk belajar, berdoa, mengecek kehadiran.
  • Guru mengingatkan kembali tujuan pembelajaran.
  • Guru mengajak murid melakukan kilas balik : “Di pertemuan lalu, kita telah mempelajari struktur teks pidato persuasif yang terdiri dari Pembukaan, Isi, dan Penutup. Masih ingatkah kalian fungsi utama dari bagian ‘Isi’?” ; “Apa saja ciri kebahasaan teks pidato persuasif?”
  • Guru menyampaikan orientasi asesmen pertemuan ini untuk asesmen sumatif sehingga menekankan murid agar serius menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan belajar. 
  • Murid diarahkan membuka worksheet melalui ditriles.com.
Pertemuan 4- TAHAP APLIKATIF – Pengetahuan Aplikatif

Tujuan Pembelajaran:  

Peserta didik mampu menganalisis gagasan, pandangan, serta pesan persuasif dalam teks pidato audiovisual.

  • Guru membuka kelas, memimpin doa, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru memastikan perangkat murid siap digunakan untuk mengakses media digital.
  • Guru mengaitkan hasil asesmen sumatif pertemuan sebelumnya: “Kemarin kalian sudah hebat dalam menyusun urutan dan menemukan ciri kebahasaan pada teks tertulis. Kalian sudah tahu ‘cara’ teks pidato dibangun.”
  • Pertanyaan Pemantik: “Namun, apakah sebuah pidato hanya soal tulisan di atas kertas? Menurut kalian, apa yang membuat sebuah pidato di video terasa lebih ‘bertenaga’ daripada hanya dibaca?”
  • Guru menjelaskan bahwa hari ini murid akan naik level dari sekadar “mengidentifikasi” menjadi “menganalisis”.
  • Guru memberikan analogi: “Jika kemarin kita belajar tentang rangka dan mesin sebuah mobil (struktur), hari ini kita akan belajar bagaimana mobil itu dikendarai (pesan dan gagasan) agar sampai ke tujuan (audiens).”
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran 
  • Guru menjelaskan bahwa kemampuan ini sangat penting agar murid menjadi pendengar yang kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat.
  • Murid diarahkan untuk membuka bagian “Analisis Audiovisual” di ditriles.com untuk memulai pengamatan.
Pertemuan 5- TAHAP MENGAPLIKASI – RISET DAN MEMBUAT KERANGKA

Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menulis dan/atau menyajikan teks pidato persuasif yang etis, sistematis, dan bermakna untuk menyampaikan opini pro/kontra terhadap isu aktual dengan menggunakan multimodal (seperti media pendukung atau presentasi lisan).

  • Guru membuka kelas dengan salam, mengajak murid untuk berdoa, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru memastikan lingkungan kelas siap, termasuk akses ke ditriles.com untuk panduan penulisan.
  • Guru memberikan apresiasi atas keberhasilan murid dalam menganalisis pidato di pertemuan sebelumnya.
  • Pertanyaan Pemantik: “Kemarin kita sudah tahu rahasia di balik pidato yang kuat. Sekarang, jika kalian diberi kesempatan untuk ‘menyuarakan’ masalah lingkungan di depan sekolah, masalah mana yang paling mendesak untuk segera dibahas?”
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran 
  • Guru mengarahkan murid ke bagian Scaffolding Otomatis di ditriles.com
Pertemuan 6 – TAHAP MENGAPLIKASI – MENULIS TEKS MENGGUNAKAN SCAFFOLDING – PRAKTIK BERPIDATO

Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menulis dan/atau menyajikan teks pidato persuasif yang etis, sistematis, dan bermakna untuk menyampaikan opini pro/kontra terhadap isu aktual dengan menggunakan multimodal (seperti media pendukung atau presentasi lisan).

  • Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan cek kehadiran. 
  • Guru memuji kerangka pidato yang disusun sebelumnya dan menjelaskan bahwa hari ini adalah “Hari Produksi & Latihan” untuk persiapan unjuk karya kokurikuler. 
  • Guru menyampaikan bahwa hari ini setiap kelompok akan menyelesaikan naskah final dan melatih sajian pidato mereka. Ketua kelompok (yang terpilih) akan memimpin jalannya latihan.
Pertemuan Terakhir – TAHAP MEREFLEKSI
  • Guru membuka kelas, berdoa, dan memastikan suasana kelas kondusif setelah “Unjuk Karya” di pertemuan sebelumnya. 
  • Guru memberikan apresiasi hangat atas penampilan memukau semua kelompok pada sesi unjuk karya.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)